oemar bakrie

oemar bakrie
pendidikan konyol

Jumat, 28 Januari 2011

contoh PTK IPS SD

A.  PENDAHULUAN

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang disenangi anak, karena dalam memahami pelajaran seorang anak membutuhkan waktu yang lama untuk mengerti tentang satu pokok bahasan. Oleh sebab itu menurut Frankel, Jr. (1980) seorang anak perlu dilatihkan keterampilan social, akademik, berpikir dalam proses pembelajaran IPS.
Jadi, untuk menjadikan mata pelajaran IPS menarik bagi siswa, maka digunakan alat peraga, sehingga menimbulkan rasa ingin tahu yang tinggi bagi siswa. Karena  menurut Piaget pada usia kelas III, anak masih senang akan hal-hal yang bersifat konkret, karena apabila pembelajaran itu bersifat menarik, maka dengan mudah pula anak-anak akan mengerti mengenai materi yang sedang dipelajari.
Dalam penggunaan alat peraga, seorang pengajar harus benar-benar menguasaai penggunaan alat peraga dan bahan pelajaran, karena dikhawatirkan apabila seorang guru salah dalam menanamkan konsep kepada anak maka anak akan tetap berpegang pada apa yang dikatakan gurunya adalah yang paling benar walaupun pada kenyataannya hal ini adalah salah.
Menurut Nana Sujana (1995) prestasi adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar dalam pengertian yang luas mencakup didang kognitif, afektif dan psikomotorik. Oleh sebab itu, harus selalu berusaha meningkatkan prestasi belajar siswa sehingga siswa dapat menyenangi pelajaran tersebut, maka proses pembelajaran akan dapat berjalan lancer, karena rasa ingin tahu siswa yang tinggi dan secara tidak langsung maka prestasi belajar siswapun akan meningkat.
Namun berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan wali kelas yang telah peneliti lakukan, diketahui bahwa siswa kelas III SD Negeri No. 11 Ujan Mas Kepahiang. Termasuk siswa yang memiliki nilai rata-rata yang rendah, khususnya dalam mata pelajaran IPS.
Untuk itu peneliti mencoba untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, dengan cara melakukan dua siklus yang menggunakan alat peraga, seperti gambar dan kartu huruf dalam proses belajar mengajar IPS di SD Negeri No. 11 Ujan Mas Kepahiang.


B.   PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
1.  Identifikasi Masalah
            Dalam pelaksanaan pembelajaran, sebagai seorang pendidik seringkali merasakan ketidak puasan dari hasil yang dicapai oleh siswa termasuk mata pelajaran IPS. Ketidak puasan dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut banyak hal yang menjadi penyebabnya, di antaranya adalah :
a.       Kurang menariknya pelaksanaan pembelajaran,
b.       Motivasi siswa rendah dalam mengikuti proses pembelajaran
c.       Pembelajaran tidak menggunakan alat peraga
d.      Metode tidak bervariasi
.           Untuk memecahkan masalah ini berdasarkan hasil diskusi dengan teman sejawat dan supervisor adalah
a.       Guru dalam mengajar hendaklah menggunakan keterampilan variasi
b.      Pembelajaran hendaklah dibuat scenario yang menarik
c.       Media pembelajaran hendaklah digunakan dalam pembelajaran
d.      Hendaklah menggunakan metode yang bervariasi dalam proses pembelajaran

2.   Analisis dan Perumusan Masalah
            Hasil diskusi peneliti dengan teman sejawat dan supervisor berkesimpulan bahwa rendahnya nilai yang dicapai oleh siswa dalam pembelajaran di antaranya disebabkan oleh:
a.       Guru dalam mengajar monoton
b.      Pembelajaran tidak menarik
c.       Guru jarang menggunakan alat peraga
d.      Guru hanya menggunakan metode ceramah.
Permasalahan-permasalahan tersebut merupakan focus utma yang akan diperbaiki dalam proses pembelajaran IPS di kelas III SD Negeri 11 Ujan Mas Kepahianh.  Adapun secara khusus yang menjadi permaslahan adalah “apakah penggunaan alat peraga dapat meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas III SD Negeri 11 Ujan Mas Kepahiang.

3.      Rencana Perbaikan
a.  Siklus I
1).  Rencana tindakan 1
Rencana tindakan pada siklus I ini dilakukan dengan menyusun dan menyiapkan hal-hal berikut:
a). Menyusun Rencana Pembelajaran
b). Menyusun alat evaluasi
c). Menyusun alat Observasi
1).  Rencana pra tindakan
Rencana tindakan kelas pada siklus I ini penulis lakukan dengan menyusun dan menyiapkan hal-hal berikut:
a). Menyusun Rencana Pembelajaran (terlampir)
b). Menyusun alat evaluasi
c). Menyusun alat observasi

 2). Pelaksanaan proses pembelajaran
Proses pembelajaran yang dilaksanakan sesuai dengan Rencana Pembelajaran yang telah disusun untuk tindakan I yang terdiri dari 3 fase kegiatan, yaitu:
a). Kegiatan awal
Kegiatan awal dilakukan dengan membuka pelajaran/mengkoordinasi siswa agar siap belajar, dilanjutkan apersepsi dengan memberikan motivasi belajar kepada peserta didik, dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
b). Kegiatan inti
Kegiatan inti yang dilakukan adalah dengan melakukan pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah saja.
c). Kegiatan akhir
Kegiatan akhir dilakukan kegiatan menutup proses pembelajaran dengan menyimpulkan materi pelajaran yang diikuti oleh pelaksanaan evaluasi dan tindak lanjut melalui pemberian tugas rumah (PR) kepada siswa


    1. Siklus II
1). .Rencana tindakan II
Rencana tindakan kelas pada siklus II ini penulis lakukan dengan menyusn dan menyiapkan hal-hal berikut:
a). Menyusus Rencana Perbaikan Pembelajaran (terlampir)
b). Menyusun alat evaluasi
c). Menyusun alat observasi
d). Menyiapkan APKG 1 tentang rencana pembelajaran
e). Menyiapkan APKG II tentang pelaksanaan pembelajaran
f). Meyiapkan media pembelajaran sesuai dengan materi
    pembelajaran.

2). Pelaksanaan proses pembelajaran
Proses pembelajaran yang dilaksanakan sesuai dengan Rencana Pembelajaran yang telah disusun untuk tindakan II yang terdiri dari 3 fase kegiatan, yaitu:
a). Kegiatan awal
Kegiatan awal dilakukan dengan apersepsi dan memberikan motivasi belajar kepada peserta didik. Dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
b). Kegiatan inti
Kegiatan inti yang dilakukan adalah dengan melakukan pembelajaran melalui variasi metode pengajaran, yaitu metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pemberian tugas.
c). Kegiatan akhir
Kegiatan akhir dilakukan dengan kegiatan menutup proses pembelajaran yang diikuti menyimpulkan materi pelajaran, melakukan evaluasi dan tindak lanjut melalui pemberian tugas rumah (PR) kepada siswa.
c.       Siklus III
1).  Rencana tindakan III
Pada siklus ketiga ini, rencana tindakan perbaikan pembelajaran disusun sesuai dengan materi pelajaran yang telah disampaikan dan dirancang sedemikian rupa untuk memperbaiki proses pembelajaran pada siklus kedua. Rencana tindakan ketiga ini disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a). Menyusun Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP)
b). Menyusun alat evaluasi
c). Menyusun alat observasi
d). Menyiapkan APKG I tentang rencana pembelajaran
e). Menyiapkan APKG II tentang pelaksanaan proses
     pembelajaran
f). Menyediakan media pembelajaran berupa alat hitung, daftar perkalian dan pembagian, kelereng, serta gambar-gambar sesuai dengan materi pembelajaran perkalian dan pembagian bilangan bulat.

2).  Pelaksanaan proses pembelajaran
Proses pembelajaran yang telah dilakukan pada siklus kedua ditindaklanjuti pada siklus ketiga ini dengan memperhatikan hasil evaluasi dan observasi, serta refleksi yang dilakukan pada siklus kedua, sehingga pada siklus ketiga ini diharapkan proses pembelajaran dapat dilaksanakan dengan tuntas. Adapun rentetan kegiatan pada proses pembelajaran dalam siklus kedua ini adalah:
a).  Kegiatan awal
Dimulai dengan apersepsi dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa secara lisan, selanjutnya menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan motivasi belajar kepada siswa.
b).  Kegiatan inti
Proses pembelajaran yang dilakukan pada kegiatan inti ini meneruskan kegiatan awal dengan mulai membagi siswa menjadi empat kelompok diskusi. Setelah itu guru menyampaikan petunjuk-petunjuk pelaksanaan diskusi, kemudian dilanjutkan dengan siswa melaksanakan diskusi kelompokdengan mengamati alat peraga yang telah disiapkan. Setelah siswa selesai berdiskusi masing-masing perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusinya, setelah masing-masing kelompok selesai menyampaikan hasil diskusinya, lalu guru memberikan penguatan terhadap masing-masing kelompok. Selanjutnya dilanjutkan dengan diskusi kelas . setelah selesai melaksanakan diskusi kelas guru memberikan komentar terhadap pendapat-pendapat yang dikemukakan oleh siswa, dan akhirnya guru mengakhiri kegiatan pembelajaran..
c).  Kegiatan akhir
Kegiatan akhir dimulai dengan menyimpulkan materi pelajaran yang baru saja berlangsung. Setelah itu dilanjutkan dengan evaluasi akhir. Dan  guru memberikan PR sebagai tindak lanjut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar